Kepulangan di sambut dengan hujan lebat

Hari kamis tgl 28 agustus 2008, adalah sesuatu yang di harapkan dan ditunggu-tunggu oleh santri Pondok Pesantren Ar rahmat bojonegoro(termasuk aku sendiri). Karena pada hari itu seluruh santri di perbolehkan pulang selama 3 hari di rumah masing-masing. Libur kali ini adalah libur pengganti selama bulan Agustus kemarin yaitu tanggal 17, 18 dan ketambahan akhir bulan tanggal 28 sendiri.

Malam kamisnya anak-anak merasa sangat gembira karena esok mereka bisa nyambangi orang tua masing masing, akan tetapi rasa gembira tersendat saat terdengar pengumuman dari speaker pojok depan asrama A yang ditujukan kepada semua santri untuk segera berbaris di halaman sekolah apalagi nadanya seperti Ustadzku marah. Ini tak seperti biasanya, yang biasanya seperti pengumuman ** kehilangan uang, panggilan karena ada orang tua,dll.

Setelah beberapa meni ustadzkupun datang dengan muka yang tak seperti biasanya. Kemudian ustadzku meminta pengakuan dari semua santri alias temanku sendiri untuk mengaku, Konon katanya(wiih… kata2nya menakuutkan…hweheheehe….)ada temanku yang mencoba melempar palu dan tidak kena temanku tapi mengenai kaca, begitu sich informasinya, aku juga sendiri ndak tau lha wong aku juga pada malam itu tidur waktu kejadian hehehehehe….


Akhirnya hari kamis pun tiba, dan kami(all student of Ar rahmat) bergegas untuk pulang ke rumah masing-masing. Aku di jemput oleh ibuku, biasanya Ayahku tapi ayahku ada urusan lain. Di perjalanku menuju rumah cuacanya sudah kelihatan kalo mau hujan, akhirnya hujan juga. Padahal Aku baru keluar beberapa km saja sudah hujan yang suangat lebat,akhirnya aku dan ibuku memutuskan untuk ngiyup (berteduh)dan memakai manthel (jas hujan)aku tidak memakai mobil karena tidak tau kalo nanti di tengah jalan hujan deras. Ibuku-pun mengendarai sepeda motor dengan hati-hati tetapi pasti,di tengah jalan wiiih hujannya bergabung dengan angin yang kencang menjadi hujan angin.

Akhirnya aku sampai juga ke rumahku dan bajuku,celanaku sepatuku, basah kuyupp….. tetapi tidak apapalah yang penting bisa hujan hujan, soalnya aku jarang sekali hujan-hujan, malahan kapir tidak pernah. Dan perjalananku ini-pun sangat melelahkan….huft…..

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

Post a Comment

Recent Comment

Recent Post

Followers

.:_libra-net_ © 2008. Template by Dicas Blogger.

TOPO